KPU Tapin Sosialosasikan Tahapan Kampanye

  • 13 Oktober 2020
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 63 Pengunjung
KPU Tapin Sosialosasikan Tahapan Kampanye
KPU Tapin Sosialisasikan Tahapan Kampanye Pilgub. RANTAU,- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tapin gelar sosialisasi tahapan kampanye pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalsel tahun 2020, bertempat di aula Taman Pertanian Terpadu, selasa (06/10/2020). Kegiatan sosialisasi dibuka langsung oleh Ketua Hj Henny Hendriyanti SKM dan dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Tapin Gusti Ridha Jaya, Kepala Kesbangpol, perwakilan Forkopimda serta dihadiri tim kampanye masing - masing Paslon dan organisasi pemuda, organisasi masyarakat serta organisasi keagamaan di Kabupaten Tapin. Dikatakan Hj Henny Hendriyanti SKM, Kenapa sosialisasi tahapan kampanye penting dilaksanakan, hal ini agar masyarakat mengetahui setiap tahapan kampanye dan telah disesuaikan dengan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19. Ditambahkannya, Pilkada yang dilaksanakan ditengah pandemi tentu berbeda, karena itu tugas kita KPU ialah melaksanakan Pilkada agar tetap berjalan dengan aman dan lancar dengan mengutamakan protokol kesehatan." Ungkap ketua KPU Tapin. Dijelaskan Hj Henny untuk KPU Tapin saat ini juga telah memulai tahapan perekrutan anggota KPPS dengan memasang pengumuman resmi yang ditempel oleh PPS didepan papan pengumuman kantor - kantor desa dan kelurahan untuk memberikan informasi kepada masyarakat yang memenuhi syarat menjadi anggota KPPS. "Dari 136 desa dan kelurahan, kita memerlukan 4.221 jumlah KPPS dan Pam TPS untuk untuk dibagi di 12 Kecamatan yang sesuai dengan jumlah TPS sebanyak 469 TPS." Ungkap Hj Henny. Dari pantauan awak media, dalam sosialisasi tahapan kampanye, KPU Tapin melalui komisioner KPU Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM menjelaskan panjang lebar segala hal yang dibolehkan dan dilarang dalam pelaksanaan kampanye 2020. Yang diantaranya tidak boleh melaksanakan rapat umum dan tidak diperbolehkan ada pagelaran seni dan kegiatan olah raga ataupun jalan santai termasuk jumlah pertemuan terbatas yang hanya mengundang 50 peserta. "Serta kegiatan harus mengutamakan protokol kesehatan, seperti harus tersedia tempat cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak," papar Fitria.
  • 13 Oktober 2020
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 63 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita