Kesbangpol Tapin Gelar Sosialisasi P4GN.

  • 05 Oktober 2020
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 46 Pengunjung
Kesbangpol Tapin Gelar Sosialisasi P4GN.
Menggandeng BNK dan Satnarkoba, Kesbangpol Tapin Gelar Penyuluhan P4GN. RANTAU,- Mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN), Kesbangpol Kabupaten Tapin berikan penyuluhan bahaya narkoba untuk masyarakat desa Puncak Harapan, Kab.Tapin, kamis (01/10/2020). Kegiatan penyuluhan narkoba dihadiri oleh Kepala Kesbangpol Tapin H Raniansyah SSos, Camat Lokpaikat Fikri Irmawan serta nara sumber Kasatnarkoba Polres Tapin AKP Ismet Wahyudi dan BNK Kabupaten HSS Maserup ME. Seperti yang diungkapkan H Raniansyah Kepala Kesbangpol Tapin, mengingat tingginya penyalahgunaan narkoba sekarang ini atau penyalahgunaan obat - obat medis. Penyuluhan ini untuk mengingatkan lagi bahaya narkoba yang harus diketahui oleh masyarakat terutama kepada orang anak muda dan para orang tua. Dalam paparan yang disampaikan Kepala BNK Kab.HSS, sekarang tidak hanya Narkoba yang berbahaya, lempox juga menjadi berbahaya jika disalahgunakan, termasuk campuran alkohol dan obat - obatan. "Karena itu kita perlu mengawasi keluarga kita dari bahaya - bahaya narkoba serta bahan - bahan yang dapat disalahgunakan," kata Maserup ME. Maraknya peredaran narkoba terjadi salah satunya karena faktor ekonomi sehingga banyak orang menempuh jalan yang salah dan situasi itu dimanfaatkan oleh para pengedar narkoba. "Ditambah Maserup ME, bentuk penjajahan gaya baru sekarang termasuk melalui narkoba yang bertujuan merusak generasi muda dengan narkoba, hal itu tentunya harus kita waspadai." Tambahnya. Sementara itu Kasatnarkoba Polres Tapin AKP Ismet Wahyudi mengatakan, Narkoba atau narkotika dan obat - obatan terlarang merupakan bahan adiktif yang disalahgunakan dan menyalahi UU No.35 tahun 2009. Seperti tanaman ganja denga kandungan ampetamin, sebenarnya digunakan untuk keperluan medis dan ilmu pengetahuan, namun seiring waktu bahan - bahan media itu akhirnya disalahgunakan. Dikatakan Ismet, awal terlibat narkoba, pasti karena ditawari dan diberikan dengan gratis yang akhirnya menjadi kecanduan. Dan faktor penyebabnya anak terlibat narkoba banyak, terutama dalam mencari jati diri. Dan bagi pengedar sendiri pasti karena faktor ekonomi." Papar Kasat Narkoba Polres Tapin. "Dampak akibat narkoba sangat banyak, dari dampak sosial, ekonomi dan bagi negara tantu lebih berdampak karena dapat merusak generasi muda yang menjadi masa depan bangsa." Papar AKP Ismet.
  • 05 Oktober 2020
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 46 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita