Rakoor Pemantauan Titik Api Bersama BPBD dan Lintas Sektor

  • 09 Juli 2019
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 94 Pengunjung
Rakoor Pemantauan Titik Api Bersama BPBD dan Lintas Sektor
BPBD Tapin Bersama Lintas Sektor, Gelar Rakor Penanganan Titik Api.
 
RANTAU,-  BPBD Kab.Tapin menggelar rapat koordinasi untuk mengantisipasi penyebaran Hotspot/titik api di wilayah Tambang PT. Binuang Mitra Bersama (BMB), rabu (26/06/2019), bertempat di Aula Kantor BPBD Kab. Tapin Jl. MT. Haryono No. 4 Kec. Tapin Utara, Kab. Tapin, Kalimantan Selatan.
 
Rapat Kordinasi dihadiri Joni Santoso Kepala Balai Karhutla Se Kalimantan Selatan, Letkol Inf Rio Neswan, M.M., M.I.K. Dandim 1010/Rantau, Iptu H. Opa perwakilan Polres Tapin, H. Nurdin Kepala BPBD Tapin, H. Za'in Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapin, Doni Tim Manggala Agni, Yudi Penyuluh Hukum Kementerian bagian Karhutla, Dimas Perwakilan PT. BMB
 
Rapat digelar dalam rangka menindaklanjuti bersama munculnya Hotspot yang terpantau selama beberapa hari oleh satelit menunjukan pada suatu tempat dan tidak berbeda lokasinya." kata Nordin Kepala BPBD Kab.Tapin saat membuka acara rapat.
 
Sementara itu, Joni Santoso menekankan agar secepat mungkin Kebakaran lahan yang terjadi diwilayah tambang PT. BMB dapat diatasi, sehingga polusi udara tidak tercemar dengan kepulan asap.
 
Sebelumnya muncul Hotspot yang terpantau selama beberapa hari oleh satelit menunjukan pada suatu tempat dan tidak berbeda lokasinya.
 
"Mengantisifasi hal itu, kita bersama-sama berpikir untuk mencari solusi agar tidak menjadi sorotan berskala Nasional," tambah Letkol Inf Rio Neswan.
 
Kepala BPBD Tapin H. Nurdin, sudah sepantasnya kita duduk bersama untuk mencari titik terang untuk memadamkan kepulan asap yang terjadi diwilayah Tambang PT. BMB sehingga Hotspot yang beberapa hari ini terlihat satelit bisa mengurang dan akan hilang.
 
Dalam rapat, semua setuju mengambil  langkah untuk mengurangi kepulan asap yang berada diwilayah tambang Batu Bara. Langkah yang akan digunakan untuk memadamkan titik api, dengan menggunakan sistem penimbunan tanah dan penyemprotan buih Oksiken ke area Kepulan Asap.
 
Dimas dari perwakilan PT BMB 
dalam waktu 2 Minggu kepulan Asap akan berkurang dan dalam jangka 1 bulan kedepan kepulan asap hilang sehingga Hotspot/ titik api yang terlihat dari satelit hilang sendirinya. Tambah Dimas selaku perwakilan dari PT. BMB."
  • 09 Juli 2019
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 94 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita