Lomba Tanaman Obat Tingkat Nasional

  • 04 September 2018
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 325 Pengunjung
Lomba Tanaman Obat Tingkat Nasional
Toga Tapin Mendapat Penilaian Lomba Tanaman Obat Tingkat Nasional
 
RANTAU, - Tapin sambut kedatangan tim penilai lomba Asma Toga (asuhan
mandiri tanaman obat keluarga tingkat nasional) selasa, (04/09/2018).
 
 
Bertempat di Aula Kecamatan salam Babaris, acara dihadiri TP PKK
Kabupaten Tapin beserta jajaran, Camat Salam Babaris Asnawi SSos,
serta Kadis Kesehatan H Errani Martin SKM dan muspika Kecamatan
 
 
Bukan hanya ditanam saja tapi harus bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,
itulah yang disampaikan oleh tim penilai dari pusat, dalam lomba
Asuhan Mandiri (Asman) tanaman obat tradisional keluarga (Toga) di
Desa Suato Baru Kecamatan Salam Babaris," kata Hairani selaku ketua
Tim Penilai.
 
Kedatanangan ke Desa Suato Baru Kecamatan Salam Babaris yakni untuk
melihat langsung berkas yang dikirimkan oleh perwakilan dari Kalsel.
 
"Kita ingin melihat langsung dan menilai, apakah tanaman Toga
benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat," ungkap Hairani saat
memberikan sambutannya.
 
 
Sementara Camat Dalam Babaris Asnawi sangat mengapresiasi Tim penilai
dari pusat, yang sudah jauh-jauh datang ke Desanya untuk melakukan
penilaian.
 
"Saya juga berterima kasih kepada masyarakat Suato Baru dan kelompok
Asman Toga Lestari Ceria, yang berhasil mewakili Kalsel ke tingkat
Nasional," tuturnya.
 
Ditambahkan Camat, untuk Desa Suato Baru sebelum lomba, masyarakatnya
sudah ada tanaman obat tradisional keluarga di rumah masing-masing.
 
"Jadi, intinya masyarakat di sini sudah kebiasaan menanam obat untuk
kesehatan," jelasnya.
 
Sementara Kepala Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel Edy
Sabhara mengungkapkan setelah proses panjang, Desa Suato Baru
Kecamatan Salam Babaris dan Desa terpencil di Kabupaten Tabalong
berhasil mewakili Kalsel, pada ajang lomba Asman Toga tingkat
Nasional.
 
"Kita provinsi Kalsel sudah masuk nominasi 3 besar, setelah penilaian
ini semoga Desa Suato Baru bisa menjadi terbaik," katanya.
 
dan hari ini Tim penilai asma toga asuhan mandiri tanaman obat
keluarga tingkat nasional, karena dari tingkat pusat sampai kedaerah
semua menanam tanaman obat akan dinilai.
 
Dan ini untuk menyadarkan masyarakat pentingnya pencegahan dan
penanggulangan penyakit tertentu daritanaman TOGA, sehingga dengan
adanya lomba ini kita dapat memanfaatkan semua tanaman obat yang ada";
Tandasnya
  • 04 September 2018
  • Oleh: admin
  • Dibaca: 325 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita