ARTI LAMBANG

PERATURAN DAERAH NOMOR 37 TAHUN 1967 TENTANG 
LAMBANG DAERAH KABUPATEN TAPIN 
 
 
  • Perisai bersudut lima melambangkan dasar negara RI (PANCASILA) sebagai benteng lahir dan batin.
  • Bintang segi lima melambangkan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Pita dengan melengkung melambangkan resminya berdiri Kabupaten Tapin (Undang-Undang No. 8 tahun 1965).
  • Bunga kapas melambangkan enam kecamatan (saat awal berdirinya Kabupaten Tapin).
  • Buah padi empat puluh tiga biji melambangkan Kabupaten Tapin memiliki empat puluh tiga desa (saat awal berdirinya Kabupaten Tapin).
  • Lukisan segi empat melambangkan sejarah Kabupaten Tapin dahulu dikenal dengan distrik banua empat.
  • Dengan melambangkan lumbung padinya daerah Kalimantan Selatan dan historis berdirinya Kabupaten Tapin  
    • Bagian kap atas dengan tiga puluh garis maksudnya tanggal 30. 
    • Bagian badan dengan sebelas garis maksudnya bulan 11 (Nopember).
    • Bagian tongkat dengan enam garis dan anak tangga lima garis maksudnya tahun 65 (1965).
  • Garis putih sekeliling persegi empat yang menghubungkan sampai tepi lambang, melambangkan Kabupaten Tapin merupakan lalu lintas Hulu Sungai ke daerah Banjar (pintu gerbang ke daerah Hulu Sungai).
  • Sungai melambangkan sejarah terjadinya kota Rantau yang menjadi ibukota Kabupetan Tapin.
  • Pita bertulisan ruhui rahayu melambangkan kepribadian rakyat Tapin (kerukunan, seia sekata, rakat mufakat).
Corak/warna lambang :   
     
  • Perisai berwarna hijau daun melambangkan kepribadian dan tanah Kabupaten Tapin yang subur
  • Warna kuning emas pada bintang, tepi perisai dan lukisan segi empat melambangkan kemuliaan masyarakat Kabupaten Tapin untuk mewujudkan kebenaran dan keadilan atas ridho-Nya.
  • Pita dan bunga kapas warna putih melambangkan kesucian
  • Tulisan Ruhui Rahayu warna hitam melambangkan keteguhan tekad dan kepercayaan diri

Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin
email : kominfo@tapinkab.go.id ©2017